JAKARTA: PT Kalimantan Prima Persada (KPP MINING) berhasil menjadi salah satu perwakilan dalam keanggotaan Tim Garuda Mine Rescue. Agenda terdekat, seluruh anggota tim akan berkompetisi dalam perhelatan International Mine Rescue Competition (IMRC) 2026 yang digelar di Zambia, Afrika Selatan yang akan berlangsung 28 April sampai 4 Mei 2026. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno, resmi melepas Tim Garuda Mine Rescue yang berada di bawah naungan Perhimpunan Tanggap Darurat Bidang Pertambangan dan Energi Indonesia (PERTAPINDO) di Gedung Ditjen Minerba, Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (21/4).
Ketua Umum PERTAPINDO, Sri Rahardjo menjelaskan bahwa pelepasan ini dilakukan setelah tim menjalani pelatihan intensif selama 14 hari di Banyuwangi, tepatnya di area operasi PT Bumi Suksesindo, Banyuwangi, Jawa Timur. Selama pelatihan, imbuh Sri Rahardjo, para anggota tim dibekali berbagai teknik penyelamatan yang akan dipertandingkan, mulai dari prosedur evakuasi hingga penggunaan peralatan khusus di lingkungan tambang bawah tanah.
“Teman-teman ini diajari dengan teknik-teknik sesuai dengan yang akan dipertandingan di sana. Jadi persiapan selama itu, kemudian karena ini nanti hari Kamis (23 April 2026) berangkat,” imbuh Sri Rahardjo.
David Putra, seorang SHE Leader dari Jobsite INDE menjadi perwakilan KPP MINING. KPP MINING turut memberikan semangat dan dukungan secara langsung kepada David Putra, SHE Leader dari jobsite INDE sebagai salah satu perwakilan Tim Garuda Mine Rescue sebelum keberangkatannya dalam kompetisi. David Putra sudah menjadi bagian dari KPP MINING sejak tahun 2017 yang merupakan putra daerah dari wilayah Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur dimana jobsite INDE berada. Jajaran manajerial KPP MINING turut memberikan semangat dan dukungan secara langsung kepada David Putra sebelum keberangkatannya dalam kompetisi. Turut hadir Direktur Safety, Health and Operation KPP MINING, Yohanes Budi Kurniawan; Industrial Hygiene Occupational Health & Environment Section Head, M. Akmal Kurniawan; dan Emergency Rescue Officer, Agus Eko Pranowo.
“Kami mendukung 100% anggota kami untuk terus berprestasi baik di internal maupun dalam kompetisi nasional dan internasional. Harapan kami, David dapat memberikan yang terbaik untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” ujar Yohanes Budi Kurniawan.
Rangkaian kompetisi akan berlangsung selama sekitar 20 hari yang diikuti oleh 23 tim dari tujuh negara, termasuk India, China, Australia, dan Kanada. Kompetisi akan berlangsung di dua lokasi tambang bawah tanah, yakni tambang tembaga dan tambang emas yang dijadikan arena lomba. Dalam ajang tersebut, peserta akan diuji dalam berbagai skenario penyelamatan di kondisi terbatas, termasuk lingkungan dengan kadar oksigen rendah. Adapun kategori lomba dalam ajang ini di antaranya underground rescue, roof rescue, first aid, technical skill, serta firefighting.
Keikutsertaan KPP MINING dalam Garuda Mine Rescue menjadi representasi komitmen perusahaan dalam pelaksanaan standar keselamatan kerja pertambangan. Harapannya, pengalaman berkompetisi di kancah internasional dapat menjadi tambahan ilmu untuk mewujudkan keselamatan kerja pertambangan yang lebih unggul.
BANGKOK, THAILAND: PT Kalimantan Prima Persada (KPP MINING) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan…
Jakarta, 02 Mei 2025 - PT Kalimantan Prima Persada (KPP Mining) mendapatkan predikat emas dalam Ajang WSO Indonesia Safe…
Sumatera Selatan, 16 April 2025 – PT Kalimantan Prima Persada (KPP Mining) melalui program Corporate Social Respons…