Event 2nd Kalimantan Fire Rescue and Challenge (KFRC) telah sukses di laksanakan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Perkumpulam Profesi Tanggap Darurat Pertambangan
Kalimantan (PPTDPK) bekerjasama dengan Forum Kepala Teknik Tambang Kalimantan Tengah (FKTT Kalteng) dan didukung Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) serta Perkumpulan Profesi Tanggap Darurat Pertambangan dan Industri Indonesia (PERTAPINDO).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan skill, pengetahuan dan pengalaman team rescue perusahaan pertambangan di Kalimantan. Selain itu, KFRC juga memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga keselamatan dan keamanan di lingkungan kerja.
Dalam sambutannya pada acara penutupan, Sunindyo Suryo Herdadi, selaku Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah berkelanjutan bagi Tim Emergency Response Team (ERT) dari 22 peserta dan 35 observer yang turut serta dalam meningkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan personil masing-masing ERT perusahaan pertambangan mineral dan batubara serta perusahaan jasa pertambangan di pulau Kalimantan.
“Melalui even ini, diharapkan semua tim ERT dan para observer semakin siap dalam menghadapi situasi keadaan darurat di lokasi masing-masing atau sekitarnya serta berperan aktif dalam penanganan keadaan darurat di situasi bencana lokal maupun nasional di bawah naungan ESDM Siaga Bencana,”ungkap Sunindyo.
Perusahaan-perusahaan peserta 2nd KFRC adalah PT Kalimantan Prima Persada, PT Putra Perkasa Abadi, PT Antareja Mahada Makmur, PT Asmin Bara Bronang, PT Borneo Indobara, PT Adaro Minerals Indonesia, PT Balangan Coal, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) site IPR, PT Arutmin Indonesia, PT Sapta Indra Sejati Site MACO, PT Sapta Indra Sejati Site ADMO, PT Adaro Indonesia, PT Kaltim Prima Coal, PT Kideco Jaya Agung, PT Trubaindo Coal Mining, PT Hasnur Riung Sinergi, PT Bhumi Rantau Energi (Tapin), PT Suprabari Mapanindo Mineral, PT Telen Orbit Prima, PT Alam Jaya Bara Pratama dan PT Riung Mitra Lestari. Ditambah satu tim
tamu yakni PT Nusa Halmahera Mineral (PT NHM).
Dalam kompetisi ini, terdapat enam kategori lomba yang dilombakan, yaitu Wildland Firefighting, High Angle Rescue, Firefighter Competency Test, Road Accident Rescue, Swift Water Rescue dan Firefighter Fitness Drill. Para peserta berlomba-lomba menunjukkan keahlian dan kemampuan mereka dalam menghadapi situasi darurat serta memadamkan kebakaran.
2nd Kalimantan Fire and Rescue Challenge (KFRC) merupakan ajang yang bergengsi bagi perusahaan tambang dan energi di Kalimantan dalam menunjukkan keterampilan dan kecakapan dalam menghadapi situasi darurat serta
memastikan keselamatan di lingkungan kerja. Melalui kompetisi ini, para peserta dapat memperkuat kerja sama antarperusahaan dan memperluas pengetahuan serta pengalaman dalam bidang pemadaman kebakaran dan penyelamatan. PT Kalimantan Prima Persada yang dalam kesempatan ini menjadi Sponsoship Gold & Participant Lomba mendapatkan beberapa penghargaan dalam ajang 2nd Kalimantan Fire and Rescue Challenge 2023, Palangkaraya, 3-10 Juni 2023 yaitu sebagai berikut:
1. WLFF (Wildland Firefighting)
Juara Harapan 2 : PT Kalimantan Prima Persada
2. HAR (High Angle Rescue)
Juara Harapan 2 : PT Kalimantan Prima Persada
3. RAR (Road Accident Rescue)
Juara Harapan 1 : PT Kalimantan Prima Persada
4. SWR (Swift Water Rescue)
Juara Harapan 3 : PT Kalimantan Prima Persada FFD (Firefighter Fitness Drill)
Juara Harapan 1 : PT Kalimantan Prima Persada
JAKARTA: PT Kalimantan Prima Persada (KPP MINING) berhasil menjadi salah satu perwakilan dalam keanggotaan Tim Garuda Mi…
BANGKOK, THAILAND: PT Kalimantan Prima Persada (KPP MINING) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan…
Jakarta, 02 Mei 2025 - PT Kalimantan Prima Persada (KPP Mining) mendapatkan predikat emas dalam Ajang WSO Indonesia Safe…